Euro Lemah, Loonie Kehilangan Topangan


Ady Phangestu
-
October 06, 2026
Euro Lemah, Loonie Kehilangan Topangan

EUR/CAD melepas sebagian kenaikan sesi sebelumnya. Pada perdagangan Senin, pasangan ini turun ke kisaran 1,5970. Euro kesulitan menarik pembeli baru setelah data aktivitas bisnis Jerman dan zona euro keluar tanpa kejutan.

Namun, penurunannya tertahan. Dolar Kanada (CAD) juga sedang kehilangan penopang utamanya, yakni harga minyak. Hasilnya, EUR/CAD terjepit di antara dua tekanan yang saling berlawanan.

Data PMI Tidak Memberi Tenaga bagi Euro

PMI final September nyaris tanpa kejutan. PMI Komposit Jerman bertahan di 53,8, sedangkan PMI Jasa tercatat 53,0. Keduanya sesuai perkiraan. Di level zona euro, PMI Komposit berada di 53,1 dan PMI Jasa di 53,0.

Angka-angka itu hanya menegaskan estimasi awal. Karena itu, pelaku pasar tidak punya alasan kuat untuk memburu euro. Perhatian kini beralih ke rilis indeks kepercayaan investor Sentix.

Aktivitas bisnis memang masih tangguh. Akan tetapi, ketangguhan itu belum cukup untuk mengangkat mata uang yang dibebani masalah kebijakan moneter.

Peringatan Lane Menambah Beban

Kepala Ekonom ECB Philip Lane menambah nada hati-hati. Ia menyebut biaya pinjaman jangka panjang yang tinggi terus menahan aktivitas ekonomi. Lane juga menyoroti ketidakpastian ekspektasi inflasi jangka menengah.

Pesan ini jelas. Ekonomi zona euro tampak kuat di atas kertas, tetapi ECB sendiri mengakui adanya hambatan. Akibatnya, euro sulit memanfaatkan data bisnis yang cukup solid. Untuk gambaran tekanan serupa pada pasangan lain, baca analisis EUR/JPY di tengah harga minyak tinggi, ketidakpastian BoJ, dan pantauan ECB.

Minyak Turun, Loonie Kehilangan Pegangan

Di sisi lain, CAD ikut melemah. Minyak WTI turun ke sekitar $88,00 per barel. Padahal, harga minyak adalah salah satu sumber dukungan tradisional bagi dolar Kanada.

Tekanan jual menguat setelah negara-negara G7 sepakat melepas 100 juta barel minyak mentah dan solar dari cadangan darurat. Mereka juga berjanji tidak membatasi ekspor energi, menyusul tekanan Presiden AS Donald Trump.

Selain itu, pasokan dari Timur Tengah membaik meski konflik geopolitik masih berlangsung. Menurut data Kpler, ekspor kawasan itu sempat naik hingga 22,5 juta barel per hari pada akhir September. Angka tersebut melampaui rata-rata sebelum perang, yakni sekitar 18 juta barel per hari pada Maret 2025 hingga Februari. Pantauan harga minyak dapat diikuti lewat data WTI di Trading Economics.

Prospek EUR/CAD: Condong Bearish, Tetapi Tidak Mulus

Dilihat dari perspektif teknis harga hari ini, EUR/CAD D1 sedang bergerak sideways dengan bias menurun di bawah tekanan garis tren turun yang menghubungkan puncak Juni, Agustus, hingga awal Oktober. Harga di 1,6033 baru saja memantul dari sapuan ke 1,5946, yang meninggalkan bayangan bawah panjang dan menandakan pembeli aktif menjaga support tersebut.

Namun, pantulan ini masih tertahan di bawah klaster EMA 200 serta EMA 50, sehingga struktur jangka menengah belum berubah bullish. RSI di 46,00 berada di zona netral dan baru bangkit dari area bawah, jadi momentum rebound ada tetapi belum meyakinkan.

Resistance terdekat berada di 1,6060 lalu 1,6137 yang berimpit dengan garis tren turun, dan penutupan harian di atas area itu baru akan membatalkan tekanan bearish dan membuka jalan ke 1,6250. Sebaliknya, kegagalan menembus; membuka peluang harga kembali menguji 1,6000 dan 1,5900.

Secara singkat, nada jangka pendek condong bearish. Euro tertekan oleh kekhawatiran ekonomi dan kebijakan moneter regional. Meski begitu, penurunan agresif tidak otomatis terjadi, sebab jatuhnya minyak mengurangi dukungan bagi CAD.

Dengan kata lain, penurunan berkelanjutan hanya mungkin jika kelemahan euro lebih besar daripada hilangnya topangan energi bagi loonie. Ada dua hal yang layak dipantau:

  1. Indeks Sentix. Hasil yang lemah akan menambah tekanan pada euro.
  2. Harga minyak WTI. Rebound minyak akan menguatkan CAD dan menekan EUR/CAD lebih dalam.

Untuk konteks euro yang lebih luas, simak ulasan EUR/USD: euro terjepit politik dan inflasi.

Tags: eurcad pmi usoil
Berdagang Sekarang
Syarat dan Ketentuan Berlaku

Klik disini untuk mengakses Kalender Ekonomi

Disclaimer: Materi ini disediakan sebagai komunikasi marketing umum untuk tujuan informasi saja dan bukan merupakan penelitian investasi independen. Tidak ada satu pun dalam komunikasi ini yang berisi, atau harus dianggap berisi, saran investasi atau rekomendasi investasi atau permintaan untuk tujuan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang diberikan dikumpulkan dari sumber-sumber yang memiliki reputasi baik dan informasi apa pun yang mengandung indikasi kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan atau indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja di masa depan. Pengguna mengakui bahwa setiap investasi dalam Produk dengan Leverage memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan bahwa setiap investasi semacam ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan dalam komunikasi ini. Komunikasi ini tidak boleh direproduksi atau didistribusikan lebih lanjut tanpa izin tertulis dari kami.

Article Author

Ady Phangestu

Penulis buku teknikal analisa valuta asing, praktisi dan pengajar valuta asing yang sudah mengadakan seminar diberbagai wilayah Indonesia bersama dengan hfmarkets. Berkiprah didunia transaksi selama 12 tahun. Saat ini masih aktif sebagai penulis dan memberikan pembelajaran forex dan pengenalan produk finansial. Pelatihan dasar-dasar valuta asing asing secara offline maupun online.

Acara Mendatang