USD/CHF : Mengapa Franc Swiss Gagal Jadi Safe Haven?


Ady Phangestu
-
October 08, 2026
USD/CHF : Mengapa Franc Swiss Gagal Jadi Safe Haven?

USD/CHF kembali menguat 0.59% dalam pekan ini. Pasangan mata uang ini naik untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 0,8331 pada hari Rabu, dan masih terpantau menguat pada hari Kamis. Dengan begitu, level 0,8300 berhasil direbut kembali. Franc Swiss tertekan, sementara dolar AS didukung ekspektasi kebijakan moneter yang tetap ketat.

Dolar AS Masih Punya Pijakan Kuat

Pertama, mari lihat sisi Amerika Serikat. The Fed menaikkan suku bunga pada September, kenaikan pertama dalam tiga tahun. Ketua Fed Kevin Warsh juga menyampaikan pesan yang sangat hawkish.

Memang, data inflasi dan tenaga kerja terbaru lebih lemah dari perkiraan. Akibatnya, peluang kenaikan suku bunga pada Oktober menyusut. Namun, jangan salah membaca situasi. Data tersebut hanya menggeser waktu pengetatan, bukan membalik arahnya.

Pasar masih memperkirakan kenaikan lagi pada Desember. Selain itu, sedikitnya satu kenaikan tambahan diantisipasi pada awal 2027. Notulen rapat Fed yang akan dirilis dapat memperjelas seberapa solid komitmen para pembuat kebijakan.

Minyak di Atas $100 Membebani Franc

Faktor kedua datang dari pasar energi. Harga Brent masih menunjukkan ketangguhan, kembali melewati $100 per barel. Pemicunya adalah laporan gelombang serangan baru kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap Arab Saudi.

Di sinilah letak ironinya. Secara tradisional, ketegangan geopolitik mendorong investor membeli franc. Kali ini, pola itu tidak berjalan. Swiss sangat bergantung pada energi impor, sehingga lonjakan minyak menjadi beban ekonomi tambahan. Karena itu, daya tarik franc sebagai aset defensif tidak sekuat biasanya.

SNB Tetap Pasif, Pasar Terlalu Agresif?

Dari sisi domestik, tidak ada kejutan. Cadangan devisa SNB nyaris tidak berubah, yakni CHF770,47 miliar pada September dibanding sekitar CHF770 miliar pada Agustus. Pasar pun nyaris tidak bereaksi.

Inflasi Swiss memang naik menjadi 1,0% pada September, didorong biaya energi. Angka itu berada di titik tengah target SNB. Meski demikian, ekonom memperkirakan SNB akan menahan suku bunga di 0% selama beberapa tahun ke depan. Padahal, pasar sempat memperhitungkan hingga tiga kali kenaikan tahun depan. Jurang antara ekspektasi pasar dan sikap bank sentral ini patut dicermati, sebab bisa memicu koreksi tajam jika ekspektasi direvisi.

Di sisi lain, franc masih punya penopang. Swiss mencatat surplus transaksi berjalan dan surplus anggaran. Bank sentralnya kredibel, dan pasar mata uangnya sangat likuid. Permintaan aset aman juga, di tengah harga minyak tinggi dan kekhawatiran fiskal Prancis, diperkirakan membatasi inflasi impor sehingga inflasi inti tetap rendah.

Prospek USD/CHF ke Depan

Secara teknikal, USD/CHF di grafik harian diperdagangkan di sekitar 0,8330, tepat di zona 0,8332 yang kini berubah dari support menjadi resistance (low 2023). Kenaikan dari dasar 0,7585 sudah cukup kuat untuk setidaknya membalikkan tren jangka menengah. Harga bergerak naik di dalam channel menanjak, dengan EMA 20 dan EMA 50 berada di bawah harga, sehingga momentum bullish tetap terjaga. Selain itu, EMA 200 telah berbalik menopang dari bawah.

RSI di 65,33 menunjukkan tekanan beli yang kuat, tetapi sudah mendekati area jenuh beli, jadi konsolidasi singkat di bawah resistance tetap mungkin terjadi. Jika harga menembus 0,8381 dengan tegas, target berikutnya adalah retracement Fibonacci 50% di dekat angka bulat 0,8400, lalu 61,8% di 0,8583. Skenario ini tetap diutamakan selama support 0,7948 bertahan. Di sisi bawah, level yang perlu dicermati adalah Fibonacci 38,2% di 0,8202. Jebolnya level ini, akan menandakan pemulihan sedang kehilangan tenaga.

Secara keseluruhan, latar fundamental masih mendukung dolar. Data AS yang lebih lemah memang meredakan urgensi kenaikan pada Oktober. Akan tetapi, selama ekspektasi pengetatan Desember tidak melemah signifikan, franc akan sulit membangun pemulihan yang berkelanjutan.

Trader sebaiknya memantau tiga hal: notulen Fed, arah harga Brent, dan perkembangan geopolitik Timur Tengah. Ketiganya akan menentukan apakah USD/CHF mampu bertahan di atas 0,8300.

Ikuti analisis pasar terkait di HFM:

Tags: franc snb us-swiss safe-haven
Berdagang Sekarang
Syarat dan Ketentuan Berlaku

Klik disini untuk mengakses Kalender Ekonomi

Disclaimer: Materi ini disediakan sebagai komunikasi marketing umum untuk tujuan informasi saja dan bukan merupakan penelitian investasi independen. Tidak ada satu pun dalam komunikasi ini yang berisi, atau harus dianggap berisi, saran investasi atau rekomendasi investasi atau permintaan untuk tujuan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang diberikan dikumpulkan dari sumber-sumber yang memiliki reputasi baik dan informasi apa pun yang mengandung indikasi kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan atau indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja di masa depan. Pengguna mengakui bahwa setiap investasi dalam Produk dengan Leverage memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan bahwa setiap investasi semacam ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan dalam komunikasi ini. Komunikasi ini tidak boleh direproduksi atau didistribusikan lebih lanjut tanpa izin tertulis dari kami.

Article Author

Ady Phangestu

Penulis buku teknikal analisa valuta asing, praktisi dan pengajar valuta asing yang sudah mengadakan seminar diberbagai wilayah Indonesia bersama dengan hfmarkets. Berkiprah didunia transaksi selama 12 tahun. Saat ini masih aktif sebagai penulis dan memberikan pembelajaran forex dan pengenalan produk finansial. Pelatihan dasar-dasar valuta asing asing secara offline maupun online.

Acara Mendatang